Pada
suatu hari aku pulang kerja, di jalan aku melihat seorang pengemis yang sedang
mengemis kepada orang-orang. Pengemis itu sangat aneh, dia sering mengatakan
hal aneh ketika ada orang yang lewat di depannya.
“Jagung”
katanya ketika seorang pria lewat. Ketika bosku lewat pengemis itu berkata
“Babi”
Memang
bosku pantas dipanggil babi karena dia gendut wkwkwkwk.
Keesokan
harinya aku kembali melihat pengemis itu lagi. “Manusia” ketika seseorang
berpakaian rapi lewat, menurutku itu wajar karena dia memang manusia. “Sapi”
katanya ketika pria kurus melewatinya, menurutku orang ini terlalu kurus untuk
disebut sapi.
“Mangga”
katanya ketika seorang ibu lewat. “Pisang” katanya lagi ketika anak kecil lewat
didepannya. “Kambing” katanya ketika polisi hendak mengusirnya, aku kira
pengemis itu menghinanya, dan pengemis itu selalu berkata aneh setiap orang
lain lewat di depannya.
Suatu
hari aku sudah tidak tahan dengan rasa penasaranku terhadap pengemis itu. Aku
memutuskan untuk bertanya secara langsung kepada pengemis itu. “Maaf, saya
lihat anda selalu berkata sesuatu yang aneh setiap ada orang lain lewat di
depan anda, apa anda kesal?”. “Tidak, saya memiliki kemampuan mengetahui apa
yang sering dimakan seseorang”
Katanya.
“Kalau saya?” aku kembali bertanya, “Ayam” jawabnya. Dia benar karena aku
memang suka makan ayam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar